You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
bengkel cat duco kramat raya
photo Doc - Beritajakarta.id

Jl Kramat Raya Marak PKL

Kemacetan parah di Jl Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, kini semakin menjadi-jadi. Banyaknya bengkel cat duco, usaha tambal ban, dan lapak pedagang kaki lima (PKL) penjadi biang keladi kemacetan di kawasan tersebut. Kondisi ini juga membuat pejalan kaki harus mengalah, karena trotoar yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki kini telah diduduki banyak pedagang.

Semakin hari semakin banyak mereka yang berdagang, jadi sulit kalau mau jalan kaki di trotoar. Mereka suka banget godain pejalan kaki wanita, nah ini yang jadi masalah

Tatan (25) pegawai bank swasta di daerah Kramat mengatakan, keberadaan pedagang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, selain telah menggunakan trotoar sebagai tempat berdagang, mereka juga kerap menggoda perempuan yang sedang berjalan kaki.

"Semakin hari semakin banyak mereka yang berdagang, jadi sulit kalau mau jalan kaki di trotoar. Mereka suka banget godain pejalan kaki wanita, nah ini yang jadi masalah," keluhnya, Selasa (20/5).

Sejumlah Jembatan di Jakbar Marak PKL

Terkait hal itu, Camat Senen, Lola Lovita mengatakan, sampai saat ini pihaknya sedang mengkaji lokasi mana yang akan digunakan sebagai tempat relokasi para pedagang agar nantinya para pedagang itu betah di tempat yang baru.

"Bukan tidak mau menertibkan, kita cari dulu tempat yang pas buat relokasi pedagang itu. Kalau untuk waktunya, secepatnya kita akan lakukan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2902 personAnita Karyati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye2034 personNurito
  3. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1734 personAnita Karyati
  4. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1695 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1679 personNurito